You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Metromini Tabrak Pejalan Kaki di Meruya
photo Folmer - Beritajakarta.id

Metromini Tabrak Pejalan Kaki di Meruya

Peristiwa kecelakaan yang melibatkan metromini kembali terjadi di Ibukota. Kali ini, metromini B 92 jurusan Grogol-Ciledug dengan nomor polisi B 6304 AZ menabrak dua orang pejalan kaki di Jalan Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (16/12) sekitar pukul 06.00. Diduga, sopir metromini tidak dapat mengendalikan kendaraannya karena rem bus yang tidak berfungsi.

Sedangkan Muntasih masih dalam kondisi kritis di RS Permata Hijau

"Korban ada dua orang yakni ibu dan anak bernama Muntiasih (37) dan Azam (7), warga Kampung Samgrahan RT 02/06 Meruya Utara, Kembangan," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Heri Ompusunggu, Rabu (16/12).

Dikatakan Heri, bocah korban tabrakan tersebut meninggal di lokasi kejadian. Sementara, sang ibu dalam kondisi kritis dan dirawat intensif di rumah sakit. "Sedangkan Muntasih masih dalam kondisi kritis di RS Permata Hijau," ujarnya.

Razia akan Digelar di 4 Terminal Jaksel

Dugaan sementara, sopir metromini tidak bisa menghentikan kecepatan angkot yang dikemudikan akibat rem blong. "Awalnya sopir menabrak tiang lalu menabrak si ibu dan anak yang sedang jalan. Kami sudah mengamankan sopir dan metromini," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29596 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11681 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye4014 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye3966 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1794 personAldi Geri Lumban Tobing